<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Serangkai Catatan...</title>
	<atom:link href="http://assamarindy.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://assamarindy.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 04:55:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='assamarindy.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Serangkai Catatan...</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://assamarindy.wordpress.com/osd.xml" title="Serangkai Catatan..." />
	<atom:link rel='hub' href='http://assamarindy.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hukuman Untuk Pelaku Homoseks (Gay)</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/12/12/hukuman-untuk-pelaku-homoseks-gay/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/12/12/hukuman-untuk-pelaku-homoseks-gay/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 20:29:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama tentang homoseksual]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman untuk gay]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman untuk waria bencong wadam]]></category>
		<category><![CDATA[kencan homo]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas bencong]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas gay]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas homo]]></category>
		<category><![CDATA[lekong]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku homoseksual]]></category>
		<category><![CDATA[situs gay]]></category>
		<category><![CDATA[website gay]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1117</guid>
		<description><![CDATA[Telah datang hadits tentang hukuman bagi pelaku Homoseksual , dari Ibnu Abbas radhiyallaahu ‘anhuma beliau berkata, bahwa Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam bersabda: من وجدتموه يعمل عمل قوم لوط فاقتلوا الفاعل و المفعول به ”Barangsiapa yang kalian temui melakukan perbuatan  kaum Luth (liwath/homoseks) maka bunuhlah pelaku dan orang yang menjadi objeknya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan dishahihkan oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1117&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/12/20090514_homo_logo_200.jpg"><img class="alignleft  wp-image-1118" title="20090514_Homo_logo_200" src="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/12/20090514_homo_logo_200.jpg?w=165&#038;h=135" alt="" width="165" height="135" /></a>Telah datang hadits tentang hukuman bagi pelaku Homoseksual , dari Ibnu Abbas <em>radhiyallaahu ‘anhu</em>ma beliau berkata, bahwa Rasulullah <em>shalallaahu ‘alaihi wassalam</em> bersabda:</p>
<p style="text-align:right;" dir="LTR" align="right"><strong>من وجدتموه يعمل عمل قوم لوط فاقتلوا الفاعل و المفعول به </strong></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><em>”Barangsiapa yang kalian temui melakukan perbuatan  kaum Luth (liwath/homoseks) maka bunuhlah pelaku dan orang yang menjadi objeknya</em>.” <strong>(HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad dan dishahihkan oleh al Hakim dan disetujui oleh Adz Dzahabi dan dishahihkan pula riwayat ini oleh al Albani dalam <em>Shohihul Jami&#8217;</em> No. 6589)</strong></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Ibnu At-Thala&#8217; <em>Rahimahullahu</em> mengatakan : <em>&#8220;Tidak tsabit dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam bahwa beliau merajam (pelaku) homoseksual dan tidak pula (tsabit) beliau pernah menghukumi  di dalam permasalahn tersebut, dan yang tsabit dari beliau bahwa beliau bersabda :</em></p>
<p style="text-align:right;" dir="LTR" align="right"><strong>اقتلوا الفاعل و المفعول به</strong></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><em>Bunuhlah pelaku dan orang yang menjadi objeknya</em>.&#8221;  Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas dan Abu Hurairah <em>Rhadiyallahu &#8216;anhuma</em>. <a title="" href="#_ftn1">[1]</a> (Sampai disini Penukilan)<span id="more-1117"></span></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Dan Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi <em>Rahimahullahu</em> dari Ali <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em> , bahwa beliau merajam seorang Homoseks. <a title="" href="#_ftn2">[2]</a> Berkata Imam As-Syafi&#8217;I <em>Rahimahullahu</em> : <em>&#8220;Dengan (atsar) ini kita mengambil pendapat dirajamnya pelaku homoseksual baik dia sesudah menikah ataupun belum&#8221;</em> <a title="" href="#_ftn3">[3]</a></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Dan Diriwayatkan pula oleh Al-Baihaqi <em>Rahimahullahu</em> <a title="" href="#_ftn4">[4]</a> Bahwa Abu Bakar As-Shidiq <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em> bertanya kepada para sahabat Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> tentang hukuman seorang laki-laki yang didatangi sebagaimana didatanginya perempuan, maka jawaban yang paling keras datang dari Ali <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu .</em> beliau berpendapat agar orang itu dibakar. Maka para sahabat Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> bersepakat untuk membakarnya. Kemudian Abu Bakar <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em> mengirim surat kepada Kholid Bin Walid <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em> untuk membakar orang itu.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Juga diriwayatkan oleh beliau (Al-Baihaqi <em>Rahimahullahu</em> ), bahwa Ibnu Abbas <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em> ditanya tentang hukuman pelaku homseksual, maka beliau menjawab : <em>&#8220;Carilah bangunan yang paling tinggi di daerah (itu) kemudian lemparkan dia dari atasnya dalam keadaan terbalik setelah itu dilempari dengan batu&#8221;</em> <a title="" href="#_ftn5">[5]</a></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Dari sebagian atsar ini kita mengetahui bahwa para ulama berbeda pendapat tentang cara membunuh pelaku homseksual. setelah mereka bersepakat tentang haramnya perbuatan tersebut dan merupakan termasuk perbuatan dosa besar.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Dan dinukilkan dari sebagian sahabat sebagaimana yang telah disebutkan dia atas bahwa hukumannya adalah dibunuh, baik dia menikah ataupun belum , baik dia pelaku (subjek) ataupun objek <a title="" href="#_ftn6">[6]</a>.  Dan ini adalah pendapat As-Syafi&#8217;I, An-Nashir, Al-Qosim bin Ibrohim Rahimahumullahu .</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Dan dinukilkan pendapat dari Imam As-Syafi&#8217;I <em>Rahimahullahu</em> selain dari yang telah disebutkan ini , yaitu bahwa hukuman untuk mereka adalah hukuman untuk pelaku (subjek) adalah hukuman penzina , apabila sudah menikah dirajam dan apabila belum menikah maka dicambuk dan diasingkan. Adapun untuk objeknya maka dicambuk dan diasingkan baik sudah menikah ataupun belum dan dinukilkan bahwa beliau berpendapat bahwa hukumannya (Objek) sama seperti Pelaku.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Dan pengarang kitab <em>Syifaul Awam</em> menukil Ijma&#8217; Sahabat tentang dibunuhnya  pelaku homoseksual,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Al-Baghawi <a title="" href="#_ftn7">[7]</a> menyatakan bahwa As-Sya&#8217;bi, Az-Zuhri, Malik, Ahmad dan Ishaq <em>Rahimahumullahu</em>  berpendapat bahwa hukuman untuk mereka adalah dirajam (dilempari dengan batu sampai mati), baik sudah menikah ataupun belum. Dan Imam At-Tirmidzy juga menukil bahwa pendapat tersebut merupakan pendapat Malik, Ahmad dan Ishaq <em>Rahimahumullahu</em> .</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Al_Mundziriy <em>Rahimahullahu</em> juga mengatakan bahwa Abu Bakar, Ali, Abdullah bin Zubair <em>Rhadiyallahu &#8216;anhum</em> juga Hisyam bin Abdul malik <em>Rahimahullahu</em> membakar pelaku Homoseksual.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Adapun Abu Hanifah <em>Rahimahullahu</em> menukil bahwa hukuman pelaku Homoseksual adalah dihukum , tidak dirajam maupun dicambuk akan tetapi ini jelas-jelas bertentangan dengan hadits Ibnu Abbas <em>Rhadiyallahu &#8216;anhuma</em>.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Kesimpulannya : Bahwa hadits Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> dan Ijma&#8217; Sahabat mencukupi kita bahwa Hukuman untuk pelaku Homoseksual adalah dibunuh, hanya saja mereka berbeda pendapat tentang metode pembunuhannya.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Oleh sebab itu, hendaknya para pelaku Homoseksual segera bertaubat karena sesungguhnya adzab di akherat melebihi Hukuman di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><em>Wallahu A&#8217;lam</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Sumber Catatan : <em>Ad-Dharoriyul Mudiyah</em>, Imam as-Syaukani <em>Rahimahullahu</em>  dengan tahqiq Abu Aziz Hasan Nur <em>Hafidzahullahu</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Baca juga :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><a href="http://assamarindy.wordpress.com/2011/09/19/waria-dalam-syariat-islam/" target="_blank">Waria (banci) dalam Syariat Islam</a></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><a href="http://tauhiddansyirik.wordpress.com/2011/04/09/dosa-besar-itu-bernama-homoseks/">Dosa Besar itu Bernama Homoseks</a></p>
<div style="text-align:justify;">
<hr align="right" size="1" width="33%" />
<div>
<p dir="LTR"><a title="" href="#_ftnref1">[1]</a>  Al Badrul Munir (8/605)</p>
</div>
<div>
<p dir="LTR"><a title="" href="#_ftnref2">[2]</a>  Dilemahkan oleh Muhaqiq, Karena ada perawi bernama Yazid bin Madzkur yang tidak ditemui ucapan Ibnu Abi Hatim tentangnya baik Jarh maupun ta&#8217;dil</p>
</div>
<div>
<p dir="LTR"><a title="" href="#_ftnref3">[3]</a>  As-Sunan (8/232)</p>
</div>
<div>
<p dir="LTR"><a title="" href="#_ftnref4">[4]</a>  Dan beliau berkata bahwa ini Mursal. Terputus antara Sofwan bin Sulaim dengan Kholid bin Walid <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em></p>
</div>
<div>
<p dir="LTR"><a title="" href="#_ftnref5">[5]</a>  A-Sunan (2/232)</p>
</div>
<div>
<p dir="LTR"><a title="" href="#_ftnref6">[6]</a>  Objek yang dimaksud disini bukanlah objek  korban Perkosaan, akan tetapi yang memang dengan tanpa paksaan melakukan perbuatan tersebut/</p>
</div>
<div>
<p dir="LTR"><a title="" href="#_ftnref7">[7]</a>  <em>As-Syarhus Sunnah</em> (10/309)</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1117&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/12/12/hukuman-untuk-pelaku-homoseks-gay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/12/20090514_homo_logo_200.jpg?w=117" medium="image">
			<media:title type="html">20090514_Homo_logo_200</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Fatwa Ulama Terkait Penyerangan Pemberontak Rafidhoh Terhadap Markiz Dammaj dan cara memberi bantuan</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/12/03/kumpulan-fatwa-ulama-terkait-penyerangan-pemberontak-rafidhoh-terhadap-markiz-dammaj/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/12/03/kumpulan-fatwa-ulama-terkait-penyerangan-pemberontak-rafidhoh-terhadap-markiz-dammaj/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2011 11:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[BANTUAN KE DAMMAJ]]></category>
		<category><![CDATA[CARA MENGIRIM BANTUAN ke dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[damaj video]]></category>
		<category><![CDATA[dammaj video]]></category>
		<category><![CDATA[dammaj war]]></category>
		<category><![CDATA[dammaj youtube]]></category>
		<category><![CDATA[darul hadits dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[der el hadeth dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama tentang dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama terkait damaj]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama terkait dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[jihad damaj]]></category>
		<category><![CDATA[jihad dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[kabar damaj]]></category>
		<category><![CDATA[kabar terbaru damaj]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar terbaru dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[KIRIM BANTUAN KE DAMMAJ]]></category>
		<category><![CDATA[perang dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[perang di dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[video dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[video jihad damaj]]></category>
		<category><![CDATA[video jihad dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[video perang damaj]]></category>
		<category><![CDATA[video perang dammaj]]></category>
		<category><![CDATA[الحوثيين]]></category>
		<category><![CDATA[حصار دماج]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1102</guid>
		<description><![CDATA[Fatwa Para Ulama terkait Penyerangan Darul Hadits Dammaj : fatwa terbaru Syaikh Ubaid (6 Muharrom) Apakah wajib izin orang tua ?? Apakah khusus untuk Ahlu Yaman ?? Bagaimana dengan penduduk Sa&#8217;da (provinsi yang membawahi dammaj) http://www.box.com/s/qtxqjklt96rsfpyym6z0 Syaikh Al-Fauzan http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124842 Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124864 Syaikh Rabi&#8217; bin Hady http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124187 Syaikh Sa&#8217;ad Asy-Syitsri &#8220;Seruan Ke seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1102&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/12/d986d8b5d8b1d987.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1103" title="نصره" src="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/12/d986d8b5d8b1d987.jpg?w=300&#038;h=122" alt="" width="300" height="122" /></a></p>
<p><strong>Fatwa Para Ulama terkait Penyerangan Darul Hadits Dammaj :</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><strong>fatwa terbaru Syaikh Ubaid (6 Muharrom)</strong><br />
</strong>Apakah wajib izin orang tua ??<br />
Apakah khusus untuk Ahlu Yaman ??<br />
Bagaimana dengan penduduk Sa&#8217;da (provinsi yang membawahi dammaj)<strong><br />
<a href="http://www.box.com/s/qtxqjklt96rsfpyym6z0">http://www.box.com/s/qtxqjklt96rsfpyym6z0</a></strong></p>
<p><strong>Syaikh Al-Fauzan<br />
</strong><a href="http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124842">http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124842</a></p>
<p><strong>Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad<br />
</strong><a href="http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124864">http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124864</a></p>
<p><strong>Syaikh Rabi&#8217; bin Hady<br />
</strong><a href="http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124187">http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124187</a></p>
<p><strong>Syaikh Sa&#8217;ad Asy-Syitsri</strong><br />
&#8220;Seruan Ke seluruh Ikhwan di penjuru dunia untuk membantu Ikhwan dammaj&#8221;<br />
Mayat mereka adalah syahid (insya Allah)<br />
(sedikit terisak di akhir kalimat-kalimat beliau)<strong><br />
<a href="http://www.4shared.com/audio/zrxxtGw2/_______-.html">http://www.4shared.com/audio/zrxxtGw2/_______-.html</a></strong></p>
<p>&#8220;Pertolongan ke Dammaj tidak boleh ditunda&#8221;<br />
<strong>Syaikh Muhammad bin Hady<br />
</strong><a href="http://ia600704.us.archive.org/8/items/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin.mp3">http://ia600704.us.archive.org/8/items/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin.mp3</a></p>
<p><strong>Ulama-ulama Yaman</strong><br />
<a href="http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=1901">http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=1901</a></p>
<p><strong>Syaikh Utsman As-Salimy<br />
</strong><a href="http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=1907">http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=1907</a></p>
<p><strong>Syaikh Muhammad Al-Imam<br />
</strong><a href="http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=2073">http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=2073</a><strong></strong></p>
<p><strong>Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Al-Wushoby</strong><br />
<a href="http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=2412">http://www.olamayemen.net/Default_ar.aspx?ID=2412</a></p>
<p><strong>Syaikh Abdurrahman Al-Adani<br />
</strong>http://wahyain.com/forums/showthread.php?t=2477<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Syaikh Abdullah Al-Mar&#8217;i</strong></p>
<p><strong><a href="http://ar.miraath.net/audio/2398/nusrat-ahl-assunah-fi-damaj">http://ar.miraath.net/audio/2398/nusrat-ahl-assunah-fi-damaj</a></strong></p>
<p><strong><br />
Syaikh Jamal Furaihan</strong><br />
<a href="http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?p=69638#post69638">http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?p=69638#post69638</a></p>
<p><strong>Syaikh Sholih Suhaimi</strong><br />
<a href="http://www.safeshare.tv/w/YrVjhkEpIb">http://www.safeshare.tv/w/YrVjhkEpIb</a></p>
<p><strong>Syaikh Abdullah Sholfiq</strong><br />
<a href="http://www.box.com/s/1eu67rkgk0v1q0vk3qof">http://www.box.com/s/1eu67rkgk0v1q0vk3qof</a><br />
<strong><br />
Kalimat Syaikh Abdullah Al-Bukhori</strong><br />
<a href="http://www.elbukhari.com/download/esound/muhadarat/kalimah_bi_khusos_hisar_dammaj.mp3">http://www.elbukhari.com/download/esound/muhadarat/kalimah_bi_khusos_hisar_dammaj.mp3</a></p>
<p><strong>Kalimat Syaikh Muhammad Furkus<br />
</strong><a href="http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124901">http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=124901</a></p>
<h3 style="text-align:justify;">Salurkan bantuan anda langsung ke Dammaj, tanpa perantara</h3>
<p>An. &#8216;Adil Yahya Sa&#8217;id al-Khulani -عادل يحيي سعيد الخولاني-</p>
<p>dengan alamat :</p>
<h4>Agricultural and Cooperative Credit Bank (CAC Bank), Sheba Roundabout , Sana&#8217;a Republic of Yemen.</h4>
<p><a href="http://www.cacbank.com.ye/newsite/">http://www.cacbank.com.ye/newsite/</a></p>
<p>(بنك التسليف التعاوني الزراعي -الجمهورية اليمنية -صنعاء جولة سبأ )</p>
<p>Nomor Rekening: 265338 : Mata Uang: Riyal Yaman</p>
<p>Nomor Rekening: 781961: Mata Uang: Riyal Saudi Arabia</p>
<p>Nomor Rekening: 3017736: Mata Uang: Dollar Amerika Serikat</p>
<h4>Atau :</h4>
<h4>Saba Islamic Bank Yemen.</h4>
<p><a href="http://www.sababank.com/">http://www.sababank.com</a> (بنك سبأ الإسلامي اليمني)</p>
<p>Nomor Rekening: 40943: Mata Uang: Riyal Saudi &#8211; Dollar Amerika Serikat</p>
<p>Kedua bank di atas menerima transfer uang secara langsung -insya Allah-</p>
<h4>Untuk Rekening  Indonesia Dapat melalui :</h4>
<ul>
<li>Rekening BCA KCP Kaliurang No. Rek. 8610124705 an. Busono Suprapto</li>
<li>Rekening Mandiri Kaliurang No. Rek. 9000002394642 an. Luwih Agus Triyono</li>
<li>paypal:  donate@salafy.or.id</li>
</ul>
<p>Setelah bantuan dikirim, harap SMS konfirmasi ke 0838.7799.6096 dengan format :</p>
<p><strong> DONASI</strong> [spasi] <strong>nama</strong> [spasi] <strong>rekening(Mandiri/BCA/Paypal)</strong> [spasi] <strong>jumlah donasi</strong> [spasi] <strong>tanggal donasi</strong></p>
<p>Laporan Pemasukkan  ; <a href="http://www.salafy.or.id/2011/12/18/donasi-untuk-dammaj/" target="_blank">Klik Disini</a></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1102&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/12/03/kumpulan-fatwa-ulama-terkait-penyerangan-pemberontak-rafidhoh-terhadap-markiz-dammaj/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
<enclosure url="http://www.elbukhari.com/download/esound/muhadarat/kalimah_bi_khusos_hisar_dammaj.mp3" length="1679360" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://ia600704.us.archive.org/8/items/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin.mp3" length="6469543" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://ia600704.us.archive.org/8/items/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin.mp3" length="6469543" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://ia600704.us.archive.org/8/items/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin/dawat_ahl_il_yaman_ila_jihad_il_huthiyin.mp3" length="6469543" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.elbukhari.com/download/esound/muhadarat/kalimah_bi_khusos_hisar_dammaj.mp3" length="1679360" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.elbukhari.com/download/esound/muhadarat/kalimah_bi_khusos_hisar_dammaj.mp3" length="1679360" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.elbukhari.com/download/esound/muhadarat/kalimah_bi_khusos_hisar_dammaj.mp3" length="1679360" type="audio/mpeg" />
<enclosure url="http://www.elbukhari.com/download/esound/muhadarat/kalimah_bi_khusos_hisar_dammaj.mp3" length="1679360" type="audio/mpeg" />
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/12/d986d8b5d8b1d987.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">نصره</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maktabah Syamilah di Android</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/11/23/maktabah-syamilah-di-android/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/11/23/maktabah-syamilah-di-android/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 00:38:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Software]]></category>
		<category><![CDATA[download foto samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[download kitab kuning]]></category>
		<category><![CDATA[download kitab pdf]]></category>
		<category><![CDATA[download kitab ulama]]></category>
		<category><![CDATA[download software al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[download software islam]]></category>
		<category><![CDATA[download software islam gratis]]></category>
		<category><![CDATA[ebook kitab ulama]]></category>
		<category><![CDATA[free islamic software]]></category>
		<category><![CDATA[islamic software]]></category>
		<category><![CDATA[kitab pdf]]></category>
		<category><![CDATA[kota samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[link kitab ulama]]></category>
		<category><![CDATA[maktabah syamilah untuk android]]></category>
		<category><![CDATA[maktabah yamilah a]]></category>
		<category><![CDATA[program baca kitab di android]]></category>
		<category><![CDATA[program syamilah di android]]></category>
		<category><![CDATA[salafy samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Software Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[software maktabah samilah untuk android]]></category>
		<category><![CDATA[syamilah android]]></category>
		<category><![CDATA[syamilah for android]]></category>
		<category><![CDATA[ta'lim samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[website download kitab gratis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1098</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa Software yang bisa digunakan untuk membaca kitab di Android.. Dan tampilannya bisa dikatakan lebih tepat mirip ebook dibanding Syamilah, akan tetapi ada satu software pada android yang bisa membaca file extension syamilah&#8230;. Software itu adalah : ﻗﺎﺭﺉ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻤﻜﺘﺒﺔ ﺍﻟﺸﺎﻣﻠﺔ ﻣﺠﺎﻧﻲ Tampilannya pun mirip, akan tetapi tentunya lebih sederhana dan sayangnya kitabnya harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1098&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ada beberapa Software yang bisa digunakan untuk membaca kitab di Android..</p>
<p style="text-align:justify;">Dan tampilannya bisa dikatakan lebih tepat mirip ebook dibanding Syamilah, akan tetapi ada satu software pada android yang bisa membaca file extension syamilah&#8230;.</p>
<p>Software itu adalah :</p>
<h1>ﻗﺎﺭﺉ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻤﻜﺘﺒﺔ ﺍﻟﺸﺎﻣﻠﺔ ﻣﺠﺎﻧﻲ</h1>
<p style="text-align:justify;">Tampilannya pun mirip, akan tetapi tentunya lebih sederhana dan sayangnya kitabnya harus didownload satu persatu.. atau mungkin bisa juga mengambil database dari kitab-kitab maktabah Syamilah versi desktop (kami belum mencoba cara ini).</p>
<p>berikut Screen shoot dari software tersebut</p>
<p><a href="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/11/symilah.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1099" title="symilah" src="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/11/symilah.jpg?w=300&#038;h=180" alt="" width="300" height="180" /></a>Penasaran, silahkan download <a title="Download Syamilah Reader for Android" href="https://market.android.com/details?id=com.smartersoft.alshamelafree&amp;feature=search_result#?t=W251bGwsMSwxLDEsImNvbS5zbWFydGVyc29mdC5hbHNoYW1lbGFmcmVlIl0." target="_blank">disini</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1098/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1098/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1098/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1098&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/11/23/maktabah-syamilah-di-android/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/11/symilah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">symilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Update Syamilah Versi 3.47</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/11/15/update-syamilah-versi-3-47/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/11/15/update-syamilah-versi-3-47/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 20:32:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Software]]></category>
		<category><![CDATA[agen herbal samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[belajar fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[belajar hadits]]></category>
		<category><![CDATA[beli herbal di samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[blog tentang hadits]]></category>
		<category><![CDATA[blog tentang hadits lemah dan palsu]]></category>
		<category><![CDATA[dasar-dasar ilmu hadits]]></category>
		<category><![CDATA[dasar-dasar ilmu ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[download foto samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[download kumpulan hadits palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Download Murottal Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[download murottal lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[download program islam]]></category>
		<category><![CDATA[download software al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[download software islam]]></category>
		<category><![CDATA[download software islam gratis]]></category>
		<category><![CDATA[download syamilah 2011]]></category>
		<category><![CDATA[download syamilah 2012]]></category>
		<category><![CDATA[download syamilah 3.47]]></category>
		<category><![CDATA[download syamilah terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[download terjemahan al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[free islamic software]]></category>
		<category><![CDATA[hadits lemah]]></category>
		<category><![CDATA[hadits marfu']]></category>
		<category><![CDATA[hadits mauquf]]></category>
		<category><![CDATA[hadits palsu]]></category>
		<category><![CDATA[hadits shohih]]></category>
		<category><![CDATA[herbal samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[ibnu utsaimin]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu mustholah]]></category>
		<category><![CDATA[info samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[islamic software]]></category>
		<category><![CDATA[kaidah fiqih ibnu utsaimin]]></category>
		<category><![CDATA[kios herbal samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[kota samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan hadits dho'if]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan hadits lemah]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Hadits lemah dan palsu]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan hadits palsu]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan ushul fiqih dan qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Ringkasan dasar-dasar pengenalan ilmu hadits]]></category>
		<category><![CDATA[salafi samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[salafy samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Silsilah Al-Ahadits As-Shahihah ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Software Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[software islam]]></category>
		<category><![CDATA[syarhul mumti']]></category>
		<category><![CDATA[ta'lim samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[update syamilah 3.46]]></category>
		<category><![CDATA[update syamilah oktober 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1091</guid>
		<description><![CDATA[Update terbaru kembali dirilis untuk memperbaiki versi-versi sebelumnya, Perbaikan mencakup : Tambahan properti dari layar Options dan diaktifkan secara default, memungkinkan program untuk mengenali kehadiran buku baru secara otomatis lebih komprehensif dan memberi pemberitahuan. Tidak perlu menekan tombol untuk mengupgrade hidup dari waktu ke waktu. Memperbaiki kekurangan dalam impor, dan perbaikan lainnya pada tingkat kode [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1091&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Update terbaru kembali dirilis untuk memperbaiki versi-versi sebelumnya,</p>
<p style="text-align:justify;">Perbaikan mencakup : Tambahan properti dari layar Options dan diaktifkan secara default, memungkinkan program untuk mengenali kehadiran buku baru secara otomatis lebih komprehensif dan memberi pemberitahuan. Tidak perlu menekan tombol untuk mengupgrade hidup dari waktu ke waktu.</p>
<p style="text-align:justify;">Memperbaiki kekurangan dalam impor, dan perbaikan lainnya pada tingkat kode</p>
<p>Silahkan Download <a title="Update 3.46" href="http://d.shamela.ws/downloads/upgrade3.47.exe" target="_blank">disini</a><a href="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/08/syamilah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-816" title="syamilah" src="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/08/syamilah.jpg?w=468" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1091/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1091/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1091/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1091/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1091/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1091/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1091/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1091/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1091/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1091/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1091/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1091/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1091/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1091/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1091&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/11/15/update-syamilah-versi-3-47/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/08/syamilah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">syamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jenis-jenis Air yang Diperselisihkan</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/jenis-jenis-air-yang-diperselisihkan/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/jenis-jenis-air-yang-diperselisihkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 20:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum air es]]></category>
		<category><![CDATA[hukum air yang dimasak]]></category>
		<category><![CDATA[hukum air yang kena matahari]]></category>
		<category><![CDATA[hukum salju]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis air suci]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis air yang dipakai berwudhu.hukum air laut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1080</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa jenis air yang diperselisihkan di dalam penggunaanya dalam bersuci, diantaranya adalah : AIR LAUT Sebagian berpendapat bahwa air laut tidak dapat digunakan bersuci, tapi pendapat yang benar bahwa air laut suci dan menyucikan. Ini adalah pendapat Abu Bakar As-Shidiq, Umar bin Khatab, Ibnu Abbas, Uqbah bin Amir Rhadiyallahu &#8216;anhum , Atha&#8217;, Al-Hasan, Malik, Sufyan, As-Syafi&#8217;I, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1080&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/10/air1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1082" title="air" src="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/10/air1.jpg?w=210&#038;h=182" alt="" width="210" height="182" /></a>Ada beberapa jenis air yang diperselisihkan di dalam penggunaanya dalam bersuci, diantaranya adalah :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>AIR LAUT</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian berpendapat bahwa air laut tidak dapat digunakan bersuci, tapi pendapat yang benar bahwa air laut suci dan menyucikan. Ini adalah pendapat Abu Bakar As-Shidiq, Umar bin Khatab, Ibnu Abbas, Uqbah bin Amir <em>Rhadiyallahu &#8216;anhum</em> , Atha&#8217;, Al-Hasan, Malik, Sufyan, As-Syafi&#8217;I, Ishaq, Ahmad, Ibnul Mundzir dan banyak lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdalil dengan Hadits Ibnu Abbas, Abu Hurairoh dan Aisyah <em>Rhadiyallahu &#8216;anhum</em>bahwa Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> bersabda tentang laut :</p>
<p style="text-align:right;">هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ الْحِلُّ مَيْتَتُهُ</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Laut itu suci airnya dan halal bangkainya.”<span id="more-1080"></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>(Shahih, Lihat Irwa’ul Ghalil No. 9 dan Ash-Shahiihah No. 480)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Lihat : <em>Al-Ausath (1/246) Al-Majmu&#8217; (1/81) Al-Mughnie (1/15) As-Syarhul Mumti&#8217; (1/28)</em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>SALJU DAN ES</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Air yang meleleh dari salju dan es dapat digunakan untuk bersuci karena termasuk dari air yang turun dari langit, berdasarkan firman Allah :</p>
<p style="text-align:right;"><strong>وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًا</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dan Kami turunkan dari langit air yang suci&#8221;</em> <strong>(QS. Al-Furqon : 48)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dan Jumhur Ulama berpendapat apabila seseorang mengambil salju atau es kemudian dia mengusapkannya ke anggota badannya (anggota bersuci) maka tidak teranggap sebagai bersuci, karena yang diwajibkan dalam bersuci adalah mencuci dan seringan-ringan mencuci adalah adanya air yang mengalir di anggota tubuh, kecuali apabila meleleh dan kemudian mengalir di anggota tubuhnya maka teranggap mencuci</p>
<p style="text-align:justify;">Lihat : <em>Al-Majmu&#8217; (1/81) Al-Mughnie (1/30)</em></p>
<p style="text-align:justify;"> <!--more--></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>AIR YANG TERKENA MATAHARI</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Air yang terkena matahari boleh digunakan untuk bersuci , dan tidak makruh (dibenci). Baik sengaja dijemur matahari ataupun tidak sengaja. Ini adalah pendapat Jumhur ulama dan juga merupakan Madzhab Malik, Abu Hanifah, Ahmad, Dawud dan  As-Syafi&#8217;I dalam salah satu riwayat darinya</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun yang mengatakan makruh atau dibenci adalah disebabkan perkara kesehatan, mereka mengatakan bahwa ini akan menyebabkan penyakit kulit dsb. Akan tetapi inipun tidak benar.</p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Imam An-Nawawi <em>Rahimahullahu</em> :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dan kesimpulannya, bahwa sesungguhnya air yang terkena matahari tidak memiliki landasan atas dibencinya (untuk digunakan). Dan tidak ada yang tsabit sama sekali dari para tabib. Dan yang benar tanpa ragu adalah bahwa sesungguhnya tidak dibenci di dalam menggunakannya&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Ibnul Qoyyim <em>Rahimahullahu</em> :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dan tidak shohih di dalam perkara air yang terjemur matahari hadits, atsar dan tidak pula dibencinya perkara ini dari seorang pun dari tabib-tabib zaman terdahulu tidak pula (ternukil) keengganan mereka &#8220;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Lihat : <em>Al-Majmu&#8217; (1/87) Al-Mughnie (1/28) Jami&#8217;ul Fiqih (1/66)</em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>AIR YANG DIMASAK</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Air yang dimasak boleh digunakan untuk bersuci . ini adalah pendapat Umar, Anas bin Malik, Ibnu Abbas <em>Rhadiyallahu &#8216;anhum</em>, Atha&#8217;. Al-Hasan, Abu Wa&#8217;il, as-Syafi&#8217;I, Abu Ubaid,</p>
<p style="text-align:justify;">Lihat : <em>Al-Ausath (1/251) Al-Majmu&#8217; (1/91) Al-Mughnie (1/29)</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Wallahu A&#8217;lam</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Al-Inaroh Bi ahkami wa masa&#8217;il thoharoh</em>, Abdul Karim Al-Ibbi</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1080/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1080/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1080/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1080/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1080/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1080/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1080/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1080/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1080/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1080/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1080/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1080/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1080/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1080/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1080&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/jenis-jenis-air-yang-diperselisihkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/10/air1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">air</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tindakan Wakil Dibangun Di atas Izin Yang Memberi Perwakilan</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/tindakan-wakil-dibangun-di-atas-izin-yang-memberi-perwakilan/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/tindakan-wakil-dibangun-di-atas-izin-yang-memberi-perwakilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 18:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[belajar fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[dasar-dasar ilmu ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[download foto samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[ibnu utsaimin]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[info samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[kaidah fiqih ibnu utsaimin]]></category>
		<category><![CDATA[kota samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan dhowabith fiqhiyah]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan ushul fiqih dan qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[salafi samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[salafy samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[syarhul mumti']]></category>
		<category><![CDATA[ta'lim samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[ushul fiqih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1076</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu Kaidah Fiqhiyah yang disebutkan ibnu Utsaimin Rahimahullahu : Tindakan Wakil Dibangun Di atas Izin Yang Memberi Perwakilan Penjelasan : Beliau mencontohkan seorang laki-laki berkata kepada laki-laki lainnya, &#8220;engkau wakilku untuk menthalaq iistriku pada tanggal 10 Dzulhijjah&#8221; kemudian sang wakil menthalaq istri yang diwakili tersebut pada akhir Dzulhijjah. Maka tidak jatuh thalaq, karena dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1076&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Salah satu Kaidah Fiqhiyah yang disebutkan ibnu Utsaimin <em>Rahimahullahu</em> :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><strong><em>Tindakan Wakil Dibangun Di atas Izin Yang Memberi Perwakilan</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><strong>Penjelasan :</strong></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Beliau mencontohkan seorang laki-laki berkata kepada laki-laki lainnya, <em>&#8220;engkau wakilku untuk menthalaq iistriku pada tanggal 10 Dzulhijjah&#8221; </em>kemudian sang wakil <em>menthalaq</em> istri yang diwakili tersebut pada akhir Dzulhijjah. Maka tidak jatuh thalaq, karena dia tidak diberi izin untuk menthalaq selain pada tanggal 10 Dzulhijah.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Beliau memberi contoh lain, seorang mewakilkan kepada orang lain untuk menthalaq istrinya pada bulan muharram, kemudian wakil itu <em>menthalaq</em> istri yang diwakilinya tersebut pada bulan Rabiul (awal), maka tidak jatuh thalaq karena thalaq itu tidak dibangun diatas izin yang memberi perwakilan. Kemudian Ibnu Utsaimin <em>Rahimahullahu</em> menyebutkan kaidah ini.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Ulama juga mencontohkan dalam perkara jual beli, seseorang mewakilkan pada orang lain untuk menjual barangnya, dan dia mengatakan <em>&#8220;aku mewakilkan kepadamu untuk menjualkan barangku tapi tidak aku izinkan dijual di bawah harga 1 juta &#8220;</em> kemudian sang wakil menjualnya 950 ribu, maka jual beli tidak sah karena dia tidak mendapat izin untuk melakukan jual beli di bawah 1 juta.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><em>Wallahu a&#8217;lam</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Lihat <em>Syarhul Mumti&#8217;</em> 13/32</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1076/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1076/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1076/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1076&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/tindakan-wakil-dibangun-di-atas-izin-yang-memberi-perwakilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Awal Yang Membagi Tauhid Menjadi 3 Bagian</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/awal-yang-membagi-tauhid-menjadi-3-bagian/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/awal-yang-membagi-tauhid-menjadi-3-bagian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 17:50:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[Awal Yang Membagi Tauhid Menjadi 3 Bagian]]></category>
		<category><![CDATA[download foto samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[hadits lemah]]></category>
		<category><![CDATA[hadits palsu]]></category>
		<category><![CDATA[info samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[jenis-jenis tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[kota samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan hadits dho'if]]></category>
		<category><![CDATA[makna tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[pembagian tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[pentingnya tauhid]]></category>
		<category><![CDATA[salafy samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[ta'lim samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[tauhid 3 jenis]]></category>
		<category><![CDATA[ulama tauhid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1072</guid>
		<description><![CDATA[Pembagian tauhid menjadi 3 bagian: - Rububiyyah - Uluhiyyah - Asma wa sifat Pembagian ini telah disinggung oleh ulama-ulama terdahulu walaupun mereka tidak dengan tekstual membaginya menjadi 3 bagian.  Dan ulama yang mengisyaratkan tentang pembagian 3 tauhid ini diantaranya adalah Ibnu Hibban di Muqodimmah Raudhatul Uqola&#8217;, juga Ibnu Jarir Thobari kemudian dibenarkan oleh Ibnu Taimiyah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1072&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Pembagian tauhid menjadi 3 bagian:</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">- <em>Rububiyyah</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">- <em>Uluhiyyah</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">- <em>Asma wa sifat</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Pembagian ini telah disinggung oleh ulama-ulama terdahulu walaupun mereka tidak dengan tekstual membaginya menjadi 3 bagian.  Dan ulama yang mengisyaratkan tentang pembagian 3 tauhid ini diantaranya adalah Ibnu Hibban di Muqodimmah <em>Raudhatul Uqola&#8217;</em>, juga Ibnu Jarir Thobari kemudian dibenarkan oleh Ibnu Taimiyah ,Ibnul Qoyyim, Az-Zubaidi, dan juga At-Thahawi di awal kitab <em>Aqidah At-Thahawiyah</em> <em>Rahimahumullahu  Jami&#8217;an</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Dan yang secara nash (tekstual) membagi menjadi tauhid tiga bagian dari kalangan ulama terdahulu adalah Ibnu bathoh <em>Rahimahullahu</em> (<em>wafat</em> 378 H) di dalam  kitabnya <em>Al-Ibanah</em>  <em>&#8216;An Ushulud diyana </em>(hal 293-294 dari manuskrip). Dan sampai saat ini beliaulah yang diketahui pertama kali membagi Tauhid menjadi 3 bagian secara jelas.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Jadi dengan ini diketahui bahwa pembagian Tauhid menjadi 3 bagian bukan baru saja dikenal dari Ulama Najd di masa-masa terakhir.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR"><em>Wallahu a&#8217;lam</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Sumber : <em>At-Tarodhil Mufied</em>, Muhammad Bin Hizam <em>Rahimahullahu</em></p>
<p style="text-align:justify;" dir="LTR">Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1072/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1072/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1072/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1072/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1072/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1072/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1072/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1072/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1072/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1072/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1072/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1072/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1072/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1072/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1072&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/awal-yang-membagi-tauhid-menjadi-3-bagian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Update Syamilah Versi 3.46</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/update-syamilah-versi-3-46/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/update-syamilah-versi-3-46/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 12:28:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Islamic Software]]></category>
		<category><![CDATA[agen herbal samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[belajar fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[belajar hadits]]></category>
		<category><![CDATA[beli herbal di samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[blog tentang hadits]]></category>
		<category><![CDATA[blog tentang hadits lemah dan palsu]]></category>
		<category><![CDATA[dasar-dasar ilmu hadits]]></category>
		<category><![CDATA[dasar-dasar ilmu ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[download foto samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[download kumpulan hadits palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Download Murottal Al-Qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[download murottal lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[download program islam]]></category>
		<category><![CDATA[download software al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[download software islam]]></category>
		<category><![CDATA[download software islam gratis]]></category>
		<category><![CDATA[download syamilah 2011]]></category>
		<category><![CDATA[download syamilah terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[download terjemahan al-qur'an]]></category>
		<category><![CDATA[free islamic software]]></category>
		<category><![CDATA[hadits lemah]]></category>
		<category><![CDATA[hadits marfu']]></category>
		<category><![CDATA[hadits mauquf]]></category>
		<category><![CDATA[hadits palsu]]></category>
		<category><![CDATA[hadits shohih]]></category>
		<category><![CDATA[herbal samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[ibnu utsaimin]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu mustholah]]></category>
		<category><![CDATA[info samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[islamic software]]></category>
		<category><![CDATA[kaidah fiqih ibnu utsaimin]]></category>
		<category><![CDATA[kios herbal samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[kota samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan hadits dho'if]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan hadits lemah]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Hadits lemah dan palsu]]></category>
		<category><![CDATA[kumpulan hadits palsu]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan ushul fiqih dan qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[qowaidul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Ringkasan dasar-dasar pengenalan ilmu hadits]]></category>
		<category><![CDATA[salafi samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[salafy samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[Silsilah Al-Ahadits As-Shahihah ushul fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Software Hadits]]></category>
		<category><![CDATA[software islam]]></category>
		<category><![CDATA[syarhul mumti']]></category>
		<category><![CDATA[ta'lim samarinda]]></category>
		<category><![CDATA[update syamilah 3.46]]></category>
		<category><![CDATA[update syamilah oktober 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1067</guid>
		<description><![CDATA[Update terbaru kembali dirilis untuk memperbaiki versi-versi sebelumnya, Silahkan Download disini<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1067&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Update terbaru kembali dirilis untuk memperbaiki versi-versi sebelumnya,</p>
<p>Silahkan Download <a title="Update 3.46" href="http://d.shamela.ws/downloads/upgrade3.46.exe" target="_blank">disini</a><a href="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/08/syamilah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-816" title="syamilah" src="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/08/syamilah.jpg?w=468" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1067/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1067/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1067/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1067/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1067/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1067/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1067/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1067/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1067/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1067/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1067/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1067/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1067/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1067/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1067&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/16/update-syamilah-versi-3-46/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/08/syamilah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">syamilah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Suap-Menyuap dan Gratifikasi dalam Syariat Islam</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/12/hukum-suap-menyuap-dan-gratifikasi-dalam-syariat-islam/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/12/hukum-suap-menyuap-dan-gratifikasi-dalam-syariat-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 13:48:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiqih Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[bolehkah pegawai menerima tips]]></category>
		<category><![CDATA[Bolehkah pns menerima hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama terhadap Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama terhadap korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama terhadap sogok menyogok]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama terhadap suap menyuap]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa ulama untuk hadiah bagi pegawai negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Gratifikasi dalam syariat islam]]></category>
		<category><![CDATA[Gratifikasi menurut islam]]></category>
		<category><![CDATA[hadits tentang Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[hadits tentang korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[hadits tentang sogok menyogok]]></category>
		<category><![CDATA[hadits tentang suap menyuap]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum hadiah untuk pegawai negeri]]></category>
		<category><![CDATA[hukum korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum sogok menyogok]]></category>
		<category><![CDATA[hukum suap menyuap]]></category>
		<category><![CDATA[hukum syariat terhadap Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum syariat terhadap korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[hukum syariat terhadap sogok menyogok]]></category>
		<category><![CDATA[hukum syariat terhadap suap menyuap]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi dalam syariat islam]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi menurut islam]]></category>
		<category><![CDATA[makna Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[makna korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[makna sogok menyogok]]></category>
		<category><![CDATA[makna suap menyuap]]></category>
		<category><![CDATA[pemberian bagi pegawai negeri]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian sogok menyogok]]></category>
		<category><![CDATA[pengertian suap menyuap]]></category>
		<category><![CDATA[Sogok menyogok dalam syariat islam]]></category>
		<category><![CDATA[sogok menyogok menurut islam]]></category>
		<category><![CDATA[Suap menyuap dalam syariat islam]]></category>
		<category><![CDATA[suap menyuap menurut islam]]></category>
		<category><![CDATA[tinjauan islam terhadap Gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[tinjauan islam terhadap korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[tinjauan islam terhadap sogok menyogok]]></category>
		<category><![CDATA[tinjauan islam terhadap suap menyuap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1060</guid>
		<description><![CDATA[Kata suap-menyuap pada hari-hari ini ini begitu akrab di telinga dikarenakan seringnya media massa menukilnya, sampai-sampai kata suap-menyuap lebih sering digunakan melebihi makna yang sebenarnya , suap makna sebenarnya adalah memasukkan makanan dengan tangan ke dalam mulut (Kamus Besar bahasa Indonesia) Maka pada hari-hari ini, apabila seseorang mendengar kata suap , bukanlah yang tergambar di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1060&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/10/money.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1061" title="money" src="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/10/money.jpg?w=210&#038;h=210" alt="" width="210" height="210" /></a>Kata suap-menyuap pada hari-hari ini ini begitu akrab di telinga dikarenakan seringnya media massa menukilnya, sampai-sampai kata suap-menyuap lebih sering digunakan melebihi makna yang sebenarnya , suap makna sebenarnya adalah memasukkan makanan dengan tangan ke dalam mulut <em>(Kamus Besar bahasa Indonesia)</em> Maka pada hari-hari ini, apabila seseorang mendengar kata suap , bukanlah yang tergambar di benaknya sesuatu yang terkait tangan, mulut dan makanan tapi yang langsung terbayang adalah korupsi, sidang dan KPK.</p>
<p style="text-align:justify;">Suap sendiri dalam makna yang kedua ini tidak ditemukan di dalam kamus bahasa Indonesia, yang ditemukan adalah yang sepadan dengannya yaitu sogok yang diartikan sebagai :  &#8221;dana yang sangat besar yang digunakan untuk menyogok para petugas&#8221; Sungguh pengertian yang kurang sempurna, karena apabila pengertiannya seperti ini maka tentunya dana-dana kecil tidak termasuk sebagai kategori sogok atau suap.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun dalam bahasa arab, suap atau sogok dikenal dengan <em>riswah</em>, yang diartikan sebagai <em>&#8220;Apa-apa yang diberikan agar ditunaikan kepentingannya atau apa-apa yang diberikan untuk membenarkan yang salah atau menyalahkan yang benar &#8220;</em> <strong><em>(Mu&#8217;jamul Wasith)</em></strong> .<span id="more-1060"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dan dalam syariat islam, perkara suap-menyuap ini ini sangat ditentang dan diancam dengan ancaman yang mengerikan, Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> , beliau bersabda :</p>
<p style="text-align:right;" align="right"><strong>لعنة الله على الراشي والمرتشي</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em>Allah melaknat orang yang memberi suap, dan yang menerima suap&#8221;</em></strong> (HR. Ahmad dan selainnya dari Abdullah bin Amr&#8217; <em>Rhadiyallahu &#8216;anhuma</em> , Dishohihkan Al-Albani dalam <em>Shohihul Jami&#8217;</em> 5114 dan dalam kitab-kitab beliau lainnya)&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Maka hadits ini bagi orang-orang beriman akan membuat mereka akan menjauhi perbuatan ini, dan ditambah lagi para ulama mengatakan bahwa hadits-hadits yang semisal seperti ini, yaitu lafadz &#8220;Allah melaknat&#8221; menunjukkan bahwa perbuatan tersebut adalah termasuk kategori dosa besar yang tidak akan diampuni kecuali dia bertaubat, adapun ketika dia mati dalam keadaan belum bertaubat maka di bawah kehendak Allah apakah akan mengadzabnya atau tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi manusia pengejar dunia akan selalu mendengar bisikan setan dan hawa nafsunya, mereka akan mencari seribu satu cara pembenaran agar seakan-akan perbuatan mereka itu dapat dibenarkan. Begitu juga dengan <em>riswah</em> ini, mereka mempunyai seribu satu alasan untuk membenarkan pemberian kepada mereka, diantara alasan mereka yang paling sering dinukil adalah :</p>
<ul>
<li>Ini adalah uang lelah, uang tips atau hadiah</li>
<li>Tidak ada pihak yang dirugikan, semua pekerjaan telah diselesaikan sesuai aturan .</li>
<li>Kami hanya diberi, kami tidak pernah meminta.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Maka pemberian inilah yang sekarang dikenal dengan istilah <strong>Gratifikasi</strong> , yaitu pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (<em>discount</em>), komisi pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. <strong><em>(Wikipedia)</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Maka sekarang kembali ke hukum syariatnya, benarkah pemberian kepada pagawai adalah sesuatu yang diperbolehkan untuk diterima ??</p>
<p style="text-align:justify;">Telah datang hadits dari Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="RTL">حَدِيْثُ أَبِيْ حُمَيْدِ السَّاعِدِيِّ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِسْتَعْمَلَ عَامِلاً فَجَاءَهُ الْعَامِلُ حِيْنَ فَرَغَ مِنْ عَمَلِهِ فَقَالَ: يَارَسُوْلَ اللهِ هـذَا لَكُمْ وهـذَا أُهْدِيَ لِيْ. فَقَالَ لَهُ: أَفَلاَ قَعَدْتَ فِى بَيْتِ أَبِيْكَ وَأُمِّكَ  فَنَظَرْتَ أَيُهْدَى لَكَ أَمْ لاَ ؟ ثُمَّ قَامَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةً بَعْدَ الصَّلاَةِ فَتَشَهَّدَ وَأَثْنَى عَلَى اللهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ، ثُمَّ قَالَ: أَمَّا بَعْدُ، فَمَا بَالُ الْعَامِلِ نَسْتَعْمِلُهُ فَيَأْتِـيْنَا فَيَقُوْلُ: هـذَا مِنْ عَمَلِكُمْ وَهـذَا أُهْدِيَ لِيْ أَفَلاَ قَعَدَ فِيْ بَيْتِ أَبِيْهِ وَأُمِّهِ فَنَظَرَ هَلْ يُهْدَى لَهُ أَمْ لاَ؟ فَوَ الَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لاَيَغُلُّ أَحَدُكُمْ مِنْهَا شَيْـأً إِلاَّ جَاءَ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَحْمِلُهُ عَلَى عُنُقِهِ إِنْ كَانَ بَعِيْرًا جَاءَ بِهِ لَهُ رُغَاءٌ وَإِنْ كَانَتْ بَقَرَةً جَاءَ بِهَا خُوْارٌ وَإِنْ كَانَتْ شَاةً جَاءَ بِهَا تَيْعَرُ فَقَدْ بَلَّغْتُ فَقَالَ أَبُوْ حُمَيْدٍ: ثُمَّ رَفَعَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهِ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ حَتَّى إِنَّا لَنَنْظُرُ إِلَى عُفْرَةِ إِبْطَيْهِ</p>
<p style="text-align:justify;" dir="RTL"> Abu Humaidi Assa’idy  <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em> . berkata, “Rasulullah <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>. mengangkat seorang pegawai untuk menerima sedekah/zakat kemudian sesudah selesai, ia datang kepada Nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>. dan berkata, “Ini untukmu dan yang ini untuk hadiah yang diberikan orang padaku.” Maka Nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>. bersabda kepadanya, “Mengapakah engaku tidak duduk saja di rumah ayah atau ibumu apakah di beri hadiah atau tidak (oleh orang)?” Kemudian sesudah shalat, Nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>. berdiri, setelah tasyahud dan memuji Allah selayaknya, lalu bersabda. “Amma ba’du, mengapakah seorang pegawai yang diserahi amal, kemudian ia datang lalu berkata, “Ini hasil untuk kamu dan ini aku berikan hadiah, mengapa ia tidak duduk saja di rumah ayah atau ibunya untuk menunggu apakah ia diberi hadiah atau tidak?. Demi Allah yang jiwa Muhamad di tangan-Nya tiada seorang yang menyembunyikan sesuatu (korupsi), melainkan ia akan menghadap di hari kiamat memikul di atas lehernya. Jika berupa onta bersuara, atau lembu yang menguak atau kambing yang mengembik, maka sungguh aku telah menyampaikan.” Abu Humaidi berkata, “kemudian Nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>., mengangkat kedua tangannya sehingga aku dapat melihat putih kedua ketiaknya.”</p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Ibnu Utsaimin <em>Rahimahullahu </em> tentang hadits ini :</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Dan dari hadits ini kita mengetahui besarnya kejelekkan <em>riswah</em>, dan sesungguhnya hal tersebut termasuk dari perkara-perkara besar yang sampai menyebabkan nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>berdiri berkhutbah kepada manusia dan memperingatkan dari perbuatan ini. Karena sesungguhnya apabila <em>riswah</em> merajalela di sebuah kaum maka mereka akan binasa dan akan menjadikan setiap dari mereka tidak mengatakan kebenaran, tidak menghukumi dengan kebenaran dan tidak menegakkan keadilan kecuali jika diberi <em>riswah</em>, kita berlindung kepada Allah. Dan <em>riswah</em> , terlaknat yang mengambilnya dan terlaknat pula yang memberi kecuali apabila dalam keadaan yang mengambil <em>riswah</em> menghalangi hak-hak manusia dan tidak akan memberikannya kecuali dengan <em>riswah</em> maka dalam keadaan seperti ini laknat jatuh terhadap yang mengambil dan tidak atas yang memberi karena sesungguhnya pemberi hanya menginginkan mengambil haknya, dan tidak ada jalan bagi dia untuk itu kecuali dengan membayar riswah maka yang seperti ini mendapatkan udzur.  Sebagaimana ditemukan sekarang (kita berlindung kepada Allah) di sebagian pejabat di Negara-negara Islam yang  tidak menunaikan hak-hak manusia kecuali dengan <em>riswah</em> ini (kita belindung kepada Allah) maka dia telah memakan harta dengan batil, dia telah menimpakan kepada dirinya sendiri dengan laknat. Kita memohon kepada Allah ampunan, dan wajib bagi orang-orang Allah telah mempercayakan kepadanya pekerjaan untuk melaksanakannya dengan keadilan dan menegakkannya dengan perkara-perkara yang wajib ditegakkan di dalamnya sesuai kemampuannya.<strong>( <em>Syarah Riyadhus Sholihin</em> , 1/187)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Ibnu Baaz <em>Rahimahullahu </em> :</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Dan hadits ini menunjukkan bahwa wajib atas pegawai di pekerjaaan apa saja untuk Negara untuk menunaikan apa-apa yang dipercayakan kepadanya dan tidak boleh bagi dia untuk menerima hadiah yang terkait dengan pekerjaaanya. Dan apabila dia mengambilnya maka dia harus menaruhnya di Baitul Mal , dan tidak boleh bagi dia untuk mengambil bagi dirinya sendiri berdasarkan hadits shohih ini karena sesungguhnya hal itu merupakan perantara kejelekkan dan pelanggaran amanat<strong>.&#8221; (<em>Fatawa Ulama Baladil Haram</em> Hal. 655)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin sebagian orang akan mengatakan, bahwa ini adalah fatwa ulama-ulama masa kini, maka kita butuh ucapan ulama-ulama terdahulu. Maka perhatikanlah ucapan para imam-imam kita terdahulu :</p>
<p style="text-align:justify;">Imam Bukhori membuat bab di dalam shohihnya yang mencantumkan hadits ini : &#8220;Bab Hadiah untuk pegawai&#8221; dan di tempat lain  beliau membuat bab : &#8220;Bab orang-orang yang tidak menerima hadiah dikarenakan sebab&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Imam Nawawi membuat bab dalam Shohih Muslim : &#8220;Bab haramnya hadiah untuk pegawai&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Maka sungguh benar Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> , seandainya saja kira-kira kita duduk di rumah apakah akan ada yang datang orang yang tidak dikenal memberi kita hadiah ??? seandainya kita tidak di posisi sedang memegang urusan atau proyek apakah kita akan diberi hadiah?? apakah apabila kita tidak sedang berada di loket-loket pelayanan masyarakat kita akan diberi hadiah sementara pegawai lain , pegawai biasa yang tidak memegang urusan tidak diberi hadiah ???</p>
<p style="text-align:justify;">Umar bin Abdil aziz <em>Rahimahullahu </em> , beliau berkata &#8221; Hadiah pada zaman Nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>adalah hadiah, adapun hari ini hadiah (hakikatnya) adalah sogokan&#8221;<strong> (Syarh Ibnu Bathol 7/111)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Lajnah Da&#8217;imah Lilbuhuts Wal Ifta&#8217;</em> ditanya tentang 3 bentuk pemberian dalam pekerjaaan :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama</strong>,  Pemberian setelah ditunaikannya seluruh pekerjaan dengan baik, tanpa adanya penyia-nyiaan, penipuan, penambahan atau pengurangan dan tanpa mengutamakan seseorang dibanding yang lainnya<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua ,  </strong>Dengan diminta , baik secara jelas ataupun dengan isyarat.<strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga, </strong>Uang pemberian orang sebagai tambahan jam kerja yang sudah habis,. Misalnya jam kerja sudah habis, tapi masyarakat atau rekanan masih minta dilayani dan mereka siap membayar uang lembur kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka mereka menjawab :</p>
<p style="text-align:justify;">Bentuk pertama adalah salah satu bentuk memakan harta manusia dengan cara yang batil</p>
<p style="text-align:justify;">Bentuk kedua termasuk dalam hadits</p>
<p style="text-align:right;" align="right"><strong>لعنة الله على الراشي والمرتشي</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em>Allah melaknat orang yang memberi suap, dan yang menerima suap&#8221;</em></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bentuk ketiga tetap tidak boleh, karena kita berkerja pada pimpinan dan Negara, kalau memang mereka ingin kita berkerja lebih maka mereka harus meminta kepada pimpinan kita secara resmi agar kita berkerja lebih dan kemudian kita dibayar oleh Negara atau perusahaan bukan dari masyarakat atau rekanan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>(Sumber Fatwa No. 9374 dengan ringkasan dan perubahan)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dan sebagai tambahan untuk penguat hati-hati yang masih ragu, sebuah hadits Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> tentang hadiah bagi para pegawai, beliau <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam</em> bersabda :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="RTL"><strong>هدايا العمال غلول </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Hadiah untuk pegawai adalah khianat&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">(HR. Ahmad dan Baihaqi dari Abu Humaidi Assa’idy  <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu</em> , di shohihkan Al-Albani dalam <em>Shohihul Jami&#8217;</em> No. 7021)</p>
<p style="text-align:justify;">Maka bagi orang-orang yang beriman, hendaknya taat dan tunduk dengan apa-apa yang telah diperintahkan oleh Allah dan RasulNya, jangan lagi mencari pembenaran-pembenaran untuk mengikuti hawa nafsunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah berfirman :</p>
<p style="text-align:right;"><strong>وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya Maka sungguhlah Dia telah sesat, sesat yang nyata.&#8221;</em> <strong>(QS. Al-Ahzab : 36)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"> <em>Wallahu a&#8217;lam</em></p>
<p style="text-align:justify;"> Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1060/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1060/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1060/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1060&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/12/hukum-suap-menyuap-dan-gratifikasi-dalam-syariat-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://assamarindy.files.wordpress.com/2011/10/money.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">money</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Menghadiri (melayat) Jenazah Orang Kafir</title>
		<link>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/10/hukum-menghadiri-jenazah-orang-kafir/</link>
		<comments>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/10/hukum-menghadiri-jenazah-orang-kafir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 20:23:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[hukum berbelasungkawa terhadap orang kafir]]></category>
		<category><![CDATA[hukum berdukacita terhadap orang kafir]]></category>
		<category><![CDATA[hukum masuk gereja]]></category>
		<category><![CDATA[hukum melayat orang kafir]]></category>
		<category><![CDATA[hukum mengiringi mayat orang kafir]]></category>
		<category><![CDATA[hukum mengunjungi orang kafir yang meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum ta'ziyah orang kafir]]></category>
		<category><![CDATA[mengirim karangan bunga untuk orang kafir]]></category>
		<category><![CDATA[mengunjungi orang kafir yang meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan bela sungkawa terhadap orang kafir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://assamarindy.wordpress.com/?p=1034</guid>
		<description><![CDATA[Fatwa Lajnah da&#8217;imah lilbuhuts wal Ifta : Apabila ada dari kalangan orang kafir yang telah melaksanakan penguburan mayatnya, maka tidak boleh bagi muslimin untuk bertanggung jawab atas penguburan mereka dan tidak turut serta dan tolong menolong bersama orang-orang kafir di dalam menguburkan  jenazah tersebut.  Atau menemani mereka di dalam mengantarkan  jenazah disebabkan mengamalkan kepatuhan terkait [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1034&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Fatwa <em>Lajnah da&#8217;imah lilbuhuts wal Ifta :</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Apabila ada dari kalangan orang kafir yang telah melaksanakan penguburan mayatnya, maka tidak boleh bagi muslimin untuk bertanggung jawab atas penguburan mereka dan tidak turut serta dan tolong menolong bersama orang-orang kafir di dalam menguburkan  jenazah tersebut.  Atau menemani mereka di dalam mengantarkan  jenazah disebabkan mengamalkan kepatuhan terkait politik. Maka sesungguhnya hal tersebut tidak dikenal dari Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> dan tidak juga dikenal dari <em>KhulafaurRasyidin</em>, bahkan Allah melarang Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> berdiri di atas Kubur Abdullah bin Ubay Bin Salul, Allah mengabarkan sebab larangan tersebut adalah karena kekafirannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Allah berfirman :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl"><strong>وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَى قَبْرِهِ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri  di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam Keadaan fasik.&#8221;</em>  <strong>QS. At-Taubah : 84)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dan adapun apabila tidak ditemukan dari kalangan orang kafir yang menguburkannya, maka Kaum Muslimin yang menguburkannya sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>kepada korban orang badar (dari pihak kafir) dan juga ketika pamannya Abu Thalib wafat, Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> berkata kepada Ali <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu </em>: &#8220;Pergilah, kuburkan dia&#8221; <a title="" href="https://assamarindy.wordpress.com/wp-admin/post.php?post=1034&amp;action=edit#_ftn1">[1]</a><span id="more-1034"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Wabillahi taufiq, Sholawat dan salam atas Nabi kita Muhammad <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>berserta keluarga dan para sahabatnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber : Fatwa Lajnah Da&#8217;imah Lil Buhuts Wal ifta No. 2612</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dan sebagian ulama berpendapat bolehnya menghadiri jenazah orang kafir dengan terpenuhinya syarat-syarat, dan Ibnul Qoyyim menukil atsar sebagian salaf yang melakukan atau berfatwa tentang bolehnya menghadiri jenazah kerabat kafir.</p>
<p style="text-align:justify;">Syarat-syarat yang disebutkan oleh ulama atas pendapat yang mengatakan bolehnya menghadiri jenazah orang kafir adalah :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama</strong>, Jenazah tersebut adalah jenazah kerabat yang terhubung langsung dengannya seperti ayah, ibu atau saudara. Sehingga apabila saudara jauh, rekan kerja ataupun tetangga tidak diperbolehkan menghadirinya. Dan ingatlah ketika Abu thalib Wafat, maka Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> tidak turut serta dengan Ali <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu </em>di dalam prosesi jenazah paman beliau tersebut, dalam keadaan dia adalah orang yang paling gigih membela Rasulullah <em>Shalallahu Alaihi Wassallam</em> .</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua :</strong> Tidak menghadiri proses pembacaan doa , tidak pula memasuki tempat ibadah mereka, dan tidak pula berdiri di atas kuburnya ketika dan sesudah pemakaman. Berdasarkan firman Allah ta&#8217;ala :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl"><strong>وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا وَلَا تَقُمْ عَلَى قَبْرِهِ إِنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَاتُوا وَهُمْ فَاسِقُونَ</strong></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam Keadaan fasik.&#8221;  <strong>QS. At-Taubah : 84)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dan juga berdasarkan firman Allah :</p>
<p style="text-align:justify;" dir="rtl"><strong>وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), Maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. karena Sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam&#8221;</em><strong>  (QS. An-Nisa&#8217; : 140)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berkata Imam Al-Qurtubhi dalam syarah ayat ini :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Maka ini menunjukkan atas wajibnya menjauhi pelaku kemaksiatan apabila tampak dari mereka kemungkaran, karena sesungguhnya barangsiapa yang tidak menjauhi mereka maka telah ridho dengan perbuatan mereka dan ridho dengan kekafiran adalah kekafiran&#8221; <a title="" href="#_ftn2"><strong>[2]</strong></a></em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketiga</strong> : Ketika mengantarkan jenazah , dia berjalan di depan jenazah bukan di belakangnya, dan berhenti jauh dari makam dan ketika prosesi penguburan dia harus bangkit dan pergi. Dan lebih baik lagi apabila ketika mengiringi jenazah dia mengendarai kendaraan untuk menunjukkan kewibawaan seorang muslim .</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian ulama berdalil dengan apa yang diriwayatkan dari Qois bin Syamas <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu </em>, beliau datang kepada nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>dan berkata :</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Sesungguhnya ibuku telah wafat dan dia seorang Nasrani&#8221; dan beliau (Qois <em>Rhadiyallahu &#8216;anhu </em>) menginginkan untuk menghadiri jenazahnya. Maka nabi <em>Shalallahu ‘alaihi wassallam </em>berkata kepadanya : &#8220;Naiki tungganganmu, dan berjalan di depannya. Maka apabila engkau di atas kendaraan dan berada di depannya maka engkau bukan termasuk darinya&#8221; (Hadits ini Dilemahkan oleh ulama diantaranya oleh Ad-Daruquthni dan ibnul Jauzi <em>Rahimahumallahu</em> )</p>
<p style="text-align:justify;">Dan juga dinukilkan atsar-atsar dari ulama yang semisal dengan makna hadits ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulannya</p>
<p style="text-align:justify;">- <em>Lajnah Da&#8217;imah</em> <em>lilbuhuts</em> <em>wal ifta</em> berfatwa bahwa apabila jenazah orang kafir sudah ada yang mengurus maka tidak boleh kita terlibat dalam prosesi jenazah.</p>
<p style="text-align:justify;">- Sebagian ulama berpendapat boleh menghadiri jenazah kafir dengan syarat-syarat, salah satu syaratnya adalah harus kerabat dekat langsung.</p>
<p style="text-align:justify;">- Berdasarkan pendapat mana saja dari dua pendapat ini, maka tidak boleh menghadiri jenazah orang kafir dari kalangan tetangga, teman sekantor atau keluarga jauh. Selain karena sudah ada yang mengurus jenazah tersebut dari kalanagn mereka, atas ulama yang berpendapat bolehnya pun maka ini tidak memenuhi syarat karena bukan kerabat dekat langsung.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Wallahu a&#8217;lam</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sumber catatan :</p>
<p style="text-align:justify;"><em>- Fatwa Lajnah Da&#8217;imal Lil Buhuts Wal ifta</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>- Ahkamu Ahli Dzimah, Ibnul Qoyyim</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>- Al Muwalah wal Mu&#8217;adah fi Syariatil Islamiyah, Mahammas bin Abdillah</em></p>
<p style="text-align:justify;">Ibnu Dzulkifli As-Samarindy</p>
<hr align="left" size="1" width="33%" />
<div style="text-align:justify;">
<p><a title="" href="#_ftnref1">[1]</a>  HR. Abu Dawud no. 314, dihohihkan oleh Al-Albani <em>Rahimahullahu</em></p>
<p dir="rtl"> <strong> </strong></p>
</div>
<div>
<p style="text-align:justify;"><a title="" href="#_ftnref2">[2]</a>  Ahkamul Qur&#8217;an, 5/417</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/assamarindy.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/assamarindy.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/assamarindy.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/assamarindy.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/assamarindy.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/assamarindy.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/assamarindy.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/assamarindy.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/assamarindy.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/assamarindy.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/assamarindy.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/assamarindy.wordpress.com/1034/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/assamarindy.wordpress.com/1034/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/assamarindy.wordpress.com/1034/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=assamarindy.wordpress.com&amp;blog=5589954&amp;post=1034&amp;subd=assamarindy&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://assamarindy.wordpress.com/2011/10/10/hukum-menghadiri-jenazah-orang-kafir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/aca2fbe94144278aac09d5fc308075e4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">assamarindy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
