Surat untuk diri sendiri

بسم الله الرحمن الرحيم

يقول الله عز و جل أنا عند ظن عبدي بي وأنا معه حين يذكرني إن ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي وإن ذكرني في ملإ ذكرته في ملإ هم خير منهم وإن تقرب مني شبرا تقربت إليه ذرعا وإن تقرب إلي ذراعا تقربت منه باعا وإن أتاني يمشي أتيته هرولة

Artinya : “Allah berfirman :  Sesungguhnya Aku berdasarkan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku dan Aku bersamanya saat dia mengingat-Ku, jika dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Akupun akan mengingatnya dalam diri-Ku, dan jika dia mengingat-Ku di hadapan orang-orang maka Aku-pun akan mengingatnya dihadapan makhluk-makhluk yang lebih baik dari mereka, jika mereka mendekatiku sejengkal maka Aku akan mendekatinya sehasta dan jika dia mendekati-Ku sehasta maka Aku mendekatinya sedepa dan siapa yang mendatangiKu dengan berjalan maka Aku mendatanginya dengan berlari.” (HR Bukhari No. 7405 dan Muslim No. 2675 dari Abu Hurairah Rhadiyallahu ‘anhu )

Saudaraku, Sesungguhnya Hidayah Allah itu dicari dan diminta..

Harus engkau datangi dan kau kejar.. tidak hanya sekedar ditunggu..

Dan engkau harus tahu, ketika engkau berusaha mendekat dan mendatangiNya,

Terkadang engkau akan terjatuh di tengah jalan ..

dan bukan berarti engkau harus menghentikaan perjalananmu…

Maka bangkitlah , kembali bersiap, dan teruskan perjalanan..

Ingatlah sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam:

كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ

Artinya : “Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau sekedar lewat.” (HR. Bukhari No. 6416 dari Ibnu Umar Rhadiyallahu ‘anhuma)

Nanti saja engkau beristirahat…nanti…

Di tempat yang tidak ada rasa lelah disana…

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ (*) نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَشْتَهِي أَنْفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَا تَدَّعُونَ

Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan Kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.(QS : Fushilat : 31)

Sebuah perjalanan panjang pasti akan menemui kesusahan , hambatan dan rasa lelah,..

Akan ada hujan yang datang, badai yang menghantam, panas yang menerpa ,,dan engkau akan dicegat oleh para pemotong jalan… itulah ujianmu…

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ (*) وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

Artinya : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan Sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan Sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.(QS. Al-Ankabut : 2-3)

Hidayah itu mahal saudaraku…

Lebih mahal dari harta dan kekuasaan..

Engkau hanya memiliki dua pilihan, hidayah atau kehancuran….

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءَهُ أَلَيْسَ فِي جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْكَافِرِينَ

Artinya : ” Dan siapakah yang lebih Dzalim daripada orang-orang yang mengada-ngadakan kedustaan terbadap Allah atau mendustakan kebenaran ketika kebenaran itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahanam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?(QS. Al-Ankabut : 68)

Tutup telingamu, butakan matamu dari orang yang ingin memotong perjalananmu…

Mereka tidak akan menanggung perbuatanmu, begitu juga sebaliknya…

وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَآ أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلاَمٌ عَلَيْكُمْ لاَنَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ

Artinya : “Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, maka mereka berpaling daripadanya, dan mereka berkata, ‘Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil’.” (QS Al-Qashash: 55)

Maka Maafkanlah mereka, Karena hidayah belum datang kepada mereka …

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

Artinya : “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh”. (QS. al-A’raf: 199)

Dan yang terakhir, Banyak-banyaklah berdoa..

رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ

Artinya : ” (mereka berdoa) Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena Sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)”. (QS. Ali `Imraan : 8)

12 Ramadhan 1432 H

%d blogger menyukai ini: