Kumpulan Hadits lemah dan palsu No. 23 dan 24

HADITS KEDUA PULUH TIGA

أَكْثِرُوا ذِكْرَ اللهِ حَتَّى يَقُولُوا مَجْنُونٌ

“Perbanyaklah berdzikir,sampai-sampai mereka mengataimu sebagai orang gila”

Berkata Al-Allamah Al-Albani Rahimahullah : (Hadits) Lemah,  Dikeluarkan oleh Al-Hakim (1/499) Ahmad (3/68) disandarkan dari Abu Sa’id Rhadiyallahu’ anhudari Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassallam. (Silsilah Al-Ahadits Ad-Dhoi’fah No. 517)

HADITS KEDUA PULUH EMPAT

ليس لفاسق غيبة

“Tidak ada ghibah untuk orang-orang fasik”

Berkata Al-Allamah Al-Albani Rahimahullah : (Hadits) Batil, Diriwayatkan oleh At-Thabrani dalam At-Tarikh (hal. 236) Hadits ini disebutkan pula oleh Ibnul Qoyyim dalam Kitabnya Al-Manarul Munif , datang juga dengan lafadz yang berbeda-beda dengan makna yang sama . Berkata Ad-Daruquthni dan Al-Khotib : “Sungguh telah diriwayatkan dari berbagai jalan periwayatan dan semuanya batil(Silsilah Al-Ahadits Ad-Dhoi’fah No. 584 Dengan ringkasan dan sedikit perubahan)

Iklan

SYIRIK

SYIRIK

Oleh : Ibnu Dzulkifli As-Samarindy

 

“Syirik” satu kata yang sering sekali mampir di telinga kita, walaupun terkadang bagi seseorang kata syirik bermakna berbeda dengan apa yang dipahami orang lain. Sebagian orang menggunakan kata “syirik” sebagai pengganti kata dengki atau hasad, sebagamana ucapan seseorang yang sering sekali kita dengar : ” Dasar dianya saja yang syirik kepada saya ” yakni maknanya ” dengki atau hasad”. Dan ini adalah penggunaan kata yang tidak pada tempatnya dan harus dihindari untuk mencegah salah sangka dari orang yang mendengarnya..Adapun dalam Istilah Syar’i , Syirik maknanya Menyekutukan sesuatu bersama Allah di dalam kekhususanNya dalam KeuluhiyahanNya, KerububiyahanNya serta Nama dan sifat-sifatNya.

Dan Syirik berdasarkan jenisnya terbagi menjadi dua jenis : Syirik Akbar (Syirik Besar) dan  Syirik Ashgor (Syirik Kecil) …baca lebih lengkap

3 Jenis Tauhid

MENGENAL TAUHID

Oleh : Ibnu Dzulkifli As-Samarindy

fdgfdgSebelum mengetahui tentang jenis-jenis Tauhid, maka sebaiknya makna tauhid sendiri harus dipahami terlebih dahulu. Adapun Makna tauhid adalah mengesakan Allah dalam Kerububiyahannya , keuluhiyahannya, dalam nama-nama dan sifat-sifatnya beserta hukum-hukum di dalamnya. Jenis tauhid sendiri ada 3 jenis : …baca lebih lengkap

%d blogger menyukai ini: